Senin, 26 Januari 2015

Majalah the Economist: Sinar Jokowi Mulai Pudar



WARA - Majalah asal Inggris the Economist dalam edisi teranyarnya Jumat lalu menulis tentang pudarnya pesona Presiden Joko Widodo.

Belum sampai seratus hari memimpin Indonesia, tulis the Economist, Jokowi kini banyak didemo oleh para pendukung yang pernah mengusungnya jadi orang nomor satu.

Pada 15 Januari lalu para relawan Jokowi berunjuk rasa di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memprotes penunjukan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai calon kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Seperti diketahui, KPK sudah menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka korupsi.

The Economist menyebutkan Budi Gunawan sebelumnya pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri yang kini adalah Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai pengusung Jokowi saat pemilu presiden tahun lalu.

Selain menyoroti kasus Budi Gunawan, the Economist juga menyinggung soal hukuman mati bagi terpidana narkoba. Terdakwa asal Brasil, Nigeria, Vietnam, Malawi, dan Belanda, dieksekusi tembak pada 18 Januari lalu. Kelompok pembela hak asai mengecam eksekusi itu.

Kebijakan Jokowi yang menghancurkan kapal asing karena menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia juga menjadi topik bahasan the Economist. Sejumlah negara tetangga cukup kecewa dengan kebijakan Jokowi itu. (Merdeka.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar