Rabu, 21 Januari 2015

Ini Kata Emil Soal Logo Hotel Zodiak Mirip Lafaz Allah Terbalik


Logo hotel lafaz Allah terbalik

Bandung - WARA - Walikota Bandung Ridwan Kamil angkat bicara ihwal Hotel Zodiak yang logonya menyerupai lafaz Allah terbalik. Pemkot Bandung mengaku akan mengajak komunikasi pihak hotel untuk mengetahui maksud pemasangan logo itu.

Senin (20/1) kemarin puluhan warga dari Barisan Tatar Bojo Nagara (Bantara) mendemo hotel yang ada di Jalan Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. Mereka merasa tersinggung dengan penggunaan logo sebagai identitas hotel bintang tiga tersebut.

"Pemkot akan minta Disparbud untuk ngobrol ke pemiliknya untuk nanya maksudnya apa," kata pria yang akrab disapa Emil di Gedung Sate Bandung, Senin (20/1).

Meski demikian Emil menyebut, bahwa adanya logo hotel yang menyerupai lafaz Allah terbalik tak seharusnya dengan cara demonstrasi. Sebab logo yang memang menuai kontroversi itu bisa terlebih dahulu dikomunikasikan.

Yang menjadi pertanyaan, lanjut dia apakah pihak hotel sengaja memasang logo itu dengan maksud merendahkan umat Islam. "Tanyanya begini saja apakah ada niat menghujat? Kalau ga ada niat kan masa dipermasalahkan. Mungkin itu bisa dikomunikasikan saja," terangnya.

"Kalau memang enggak berniat kan itu dibaca-baca dan disidak-sidak mah bisa aja," tambahnya.

Dalam aksinya sendiri kemarin massa mendesak menurunkan dan mengganti logo hotel tersebut. Penurunan itu dimaksudkan untuk menghindari konflik di masyarakat karena menyangkut sensitivitas soal agama. Jika tidak menurunkan logo itu mereka akan mengerahkan massa lebih besar.

Nurdin Muhammad, Legal Kagum Group itu mengatakan, belum diturunkannya logo yang menjadi identitas hotel bintang tiga ini karena MUI Kota Bandung belum memberi keputusan benar atau salahnya.

"MUI belum memberi keputusan, tadi beberapa ketua tidak ada di tempat, jadi sementara logo masih menggunakan yang ada, tidak merubah apa-apa dulu sampai keluar fatwa dari MUI," katanya saat dihubungi wartawan, Senin (19/1). (Merdeka.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar