Rabu, 11 Februari 2015

Ahok: Pejabat yang Mau Pencitraan Jangan Diliput

Di Hari Pers Nasional, Ahok minta pers lebih objektif.


Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama
Jakarta - WARA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, meminta pers Indonesia tidak lagi melayani permintaan liputan dari para pejabat yang hanya ingin memanfaatkan mereka untuk menjadi media bagi keperluan pencitraannya.

Memanfaatkan momentum peringatan Hari Pers Nasional tahun 2015, Ahok, sapaan akrab Basuki, mengatakan, pers harus bisa bertindak dengan lebih objektif dalam menyampaikan pemberitaannya.

“Saya kira pers ke depan harus bisa menjadi sebuah standar untuk menyampaikan apa yang harus masyarakat ketahui. Harus kurangi meliput oknum-oknum pejabat yang suka melakukan pencitraan, jangan diladeni,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 9 Februari 2015.

Selain itu, media, terutama media online, kata Ahok, juga harus mengurangi membuat judul-judul yang terlalu bombastis, namun menomorduakan konteks berita.
Media, apapun bentuknya, kata dia, harus lebih mementingkan kedalaman isi berita dibandingkan judul berita yang hanya mengundang pembaca.

“Media online sudah begitu banyak. Kalau terlalu banyak judul-judul yang menyesatkan kan bisa membuat orang salah persepsi, nanti kan orang akan males baca,” kata Ahok. (Viva)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar