Rabu, 17 Desember 2014

Ahok Umrahkan Marbot, Ini Reaksi FPI



Jakarta - WARA - Ketua Umum Front Pembela Islam Muchsin Alatas menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memberangkatkan 30 orang marbot atau penjaga masjid untuk menunaikan ibadah umrah merupakan kebijakan politis.

"Kebijakan  semacam itu tidak akan memperbaiki sakit hati umat Islam di Jakarta kepada Ahok," katanya saat dihubungi Tempo, Selasa, 16 Desember 2014.

Selasa pagi, 16 Desember 2014, bertempat di Balai Kota Jakarta, Ahok melepas 30 marbot berangkat umrah ke Mekah. Bekas Bupati Belitung Timur itu juga secara simbolis menyerahkan tabungan insentif bagi marbot se-DKI Jakarta.

Muchsin menyatakan tak terpukau oleh langkah Ahok memberangkatkan marbot ke Tanah Suci. Apalagi biaya pemberangkata mereka menggunakan uang rakyat.

"Dukung tak dukung kebijakan itu bukan urusan kami. Yang penting bagi kami, Ahok harus turun dari jabatannya sebagai gubernur," ujarnya.

Muchsin mengatakan banyak program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diteken Ahok yang merugikan umat Islam. Di antaranya pencabutan jatah makan jemaah haji dari DKI Jakarta.

"Yang paling krusial ialah larangan menyembelih hewan kurban di tempat umum, seperti masjid dan sekolah, dengan alasan yang tak jelas," ucapnya. (Tempo.co)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar