Kamis, 12 Februari 2015

Mantan Panglima TNI Tahu Pihak yang 'Bermain' dalam Kisruh KPK VS Polri


Endriartono Sutarto.

Jakarta – WARA - Mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Endriartono Sutarto mengaku mengetahui pihak-pihak yang bermain dalam konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri. Hal itu diungkapkan Endriartono usai bertemu pimpinan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (12/2).

"Ya ada," kata Endriarto singkat.

Namun, Endriartono enggan membuka pihak yang bermain dalam kekisruhan ini. Endriartono mengaku tidak dapat membuka hal ini kepada publik.

"Saya enggak bisa membuka ini. Saya tidak bisa membuka ini kepada publik," katanya.

Endriartono mengatakan, kondisi saat ini lebih kompleks dan berat dibanding kekisruhan yang terjadi saat cicak versus buaya 2010 lalu. Menurutnya, saat ini hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mampu menangani permasalahan yang ada. Untuk itu, Endriartono berharap Jokowi segera mengambil keputusan yang cepat dan tepat sebelum situasi semakin memburuk.

"Ini bisa selesai kalau presiden ambil keputusan dan tidak menunggu sampai berlarut-larut sampai situasi memburuk. Masyarakat makin kehilangan keyakinan bahwa ini akan selesai dan semua tidak bisa kerja maksimal. Harus segera," tegasnya.

Endriartono berharap keputusan yang diambil Jokowi nantinya dapat menentramkan seluruh pihak. Dengan demikian, KPK dan Polri dapat kembali menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penegak hukum.

"Karena itu kita berharap sangat presiden ambil keputusan yang menentramkan semua pihak lalu menyelesaikan permasalahan dengan baik sehingga kedua institusi bisa kembali berjalan secara normal," harapnya. (SP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar