Senin, 29 Desember 2014

Ini yang Dilarang Bagi Muslim saat Perayaan Tahun Baru



WARA - Malam Tahun Baru akan tiba dalam dua malam ke depan. Warga di segala penjuru di dunia dari berbagai agama, suku, dan ras akan bersuka cita merayakannya. Khusus di kalangan Muslim, masih terjadi perdebatan antara pihak yang berpendapat boleh dan tak boleh merayakan.

Ahli tafsir dan mantan Menteri Agama, Prof Muhammad Quraish Shihab mengatakan, Tahun Baru Masehi boleh dirayakan bagi seorang Muslim. Quraish menyampaikannya saat menjadi narasumber program Tafsir Al Misbah di Metro TV, Ramadan 1435 Hijriah episode Surah Maryam Ayat 30-38.

Pada kesempatan yang sama, Quraish juga menjelaskan hukum mengucapkan selamat Natal. Muslim boleh mengucapkannya namun dalam konteks basa-basi.

“Jadi syaratnya boleh mengucapkannya asal akidah anda tidak ternodai. Itu dalam rangka basa-basi saja, seperti apa yang dikatakan ulama besar suriah itu,” kata Quraish.

“Begitu juga dengan selamat ulangtahun, begitu juga dengan selamat tahun baru. Memang kalau kita merayakan tahun baru dengan foya-foya, itu yang terlarang foya-foyanya, bukan ucapan selamatnya kita kirim. Bahkan, ulama Mustafa Al Zarka’a berkata, ada orang yang menjual ucapan, kartu-kartu ucapan ini, itu boleh saja, tidak usah dilarang. Penggunanya keliru kalau dia melanggar tuntunan agama.” Demikian Quraish menjelaskan. (Tribun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar