Minggu, 11 Januari 2015

Presiden Setuju Monorail Dibatalkan Oleh Ahok



Jakarta - WARA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung Jakarta bebas dari kemacetan. Oleh karena itu, diperlukan banyak moda transportasi massal. Namun demikian, dia mengingatkan pembangunan dan pengadaannya harus sesuai.

Salah satu transportasi massal yang nasibnya belum jelas adalah monorail. Pasalnya sudah lebih 10 tahun pembangunannya mangkrak dan tidak berlanjut.

"Ya itukan monorail, LRT, busway, MRT semuanya diperlukan Jakarta. Karena di sini ada 10 juta jiwa dengan kanan kiri 28 juta jiwa. Ya angkutan massal seperti itu yang diperlukan," kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/1).

Jokowi memberikan catatan untuk pembangunan monorail. Pemprov DKI Jakarta diharapkan jangan gegabah dalam membangunnya. Sebab jika belum sesuai dengan kalkulasinya maka pembangunan tidak perlu dilakukan.

"Kalau dalam kalkulasinya tidak masuk gimana? Dipaksakan dengan cara apa? Nggak boleh dong. Semua pakai kalkulasi. Itung-itungannya mana? Kalkulasinya harus feasible. Perhitungannya harus masuk. Kalau tidak ya jangan dipaksakan. Itu aja," jelasnya.

Tetapi Jokowi tidak bisa menentukan apakah pembangunan monorail harus dilanjutkan atau tidak. Sebab perhitungan kalkulasinya belum diketahuinya.

"Sayakan nggak tahu kalkulasi akhirnya seperti apa," tutupnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah memutuskan untuk menghentikan proyek pembangunan monorail. Keputusan ini diambil usai melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya udah lapor presiden tadi. Presiden juga mengatakan kalau advice dari KemenPU tidak mungkin membangun Depo di atas Waduk Setiabudi," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/1).

Dia menjelaskan, PT Jakarta Monorail (JM) merencanakan pembangunan Depo di atas Waduk Setiabudi. Jika mereka tetap ngotot mengajukan usulan tersebut, Ahok akan mengadukannya kepada Jokowi.

"Mereka juga minta Depo? di Tanah Abang. Tapi harus memakai pondasi satu ruas jalan, saya enggak setuju kalau seperti itu. Ya pasti kami tolakan," jelas mantan Bupati Belitung Timur ini.

Ahok menegaskan, dirinya sudah membuat surat resmi untuk menolak pembangunan monorail. "Saya udah suruh balas surat. Karena udah dapat rekomendasi dari PU. Minggu depan kami balas," tutupnya. (Merdeka.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar