Sabtu, 20 Desember 2014

Sosok Esti Yang Pertama Kali Unggah Foto Soal Jilbab Syar'i


Dwi Estiningsih

WARA - Media sosial diramaikan dengan foto selebaran yang mengatakan pegawai BUMN tak boleh mengenakan jilbab syari. Sejumlah media ikut manambah riuh suasana dan memberitakan jika selebaran tersebut dibuat oleh Kementerian BUMN.

Foto selebaran yang menghebohkan tersebut diunggah oleh akun @estiningsihdwi. Dwi Estiningsih, pemilik akun tersebut mengatakan, kriteria yang tercantum tersebut adalah seleksi bagi seorang frontliner.

Dia menjelaskan, jika foto yang diunggahnya tersebut asli dan bukan rekayasa. Persyaratan tersebut merupakan catatan untuk penilai dalam perekrutan. Esti menegaskan tak mau ada diskriminasi dalam mengenakan jilbab.

Namun dia menegaskan sama sekali tak pernah menyebut nama Menteri Rini Soemarno dalam twit itu. Esti juga tak tahu kenapa media Non Stop mengaitkan fotonya dengan menteri Rini Soemarno.
Esti menegaskan tak punya hubungan apa-apa dengan koran itu. Dia malah bingung kenapa akhirnya disebut menteri BUMN.

Lalu siapa Esti yang kini ramai diperbincangkan?

Dari situs pribadinya, Dwi Estiningsih adalah seorang dosen di Yogyakarta. Dia alumnus Magister Psikologi di UGM.

Esti aktif di berbagai lembaga pendidikan dan kemasyarakatan. Dia menjadi konsultan ahli untuk beberapa sekolah.

Wanita ini juga menjadi Ketua Bidang Perempuan DPC Partai Keadilan Sejahtera, Ngampilan. Dia juga merangkap Ketua Biro Kebijakan Publik DPD Partai Keadilan Sejahtera Yogyakarta sejak tahun 2010.

Tahun 2014 lalu, Esti pun mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Yogyakarta. Namun tak terpilih.'

Esti sendiri mengaku belum bisa menerima permintaan dari wartawan. Dia mengaku banyak nomor tak dikenal yang kerap menghubunginya. (Merdeka.com)

1 komentar:

  1. Dibalik sosok manusia, apakah dia itu pria or wanita; apakah berjanggit or plonthos, bersih; entah itu terbuka atau tertutup Syar'i; kita tidak bisa tahu dan tidak mudah untuk memahami.. apa yg ada di dalam pemikirannya, di dalam otaknya. shg ybs mempunyai itikad2 tertentu yg tidak sepenuhnya dimengerti oleh orang lain

    BalasHapus