Senin, 22 Desember 2014

Bangkrut, ISIS Jual Organ Tubuh Sandera dan Anggota Yang Tewas

Kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam (ISIS). dailymail.co.uk ©2014 Merdeka.com
WARA - Kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam (ISIS) kini terancam bangkrut lalu mulai melakukan segala cara demi mendapatkan uang. Mereka menjual organ tubuh segar dari para sandera serta organ tubuh yang diawetkan dari anggota mereka telah tewas.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Ahad (21/12), ISIS hingga kini masih mendapat pemasukan sekitar Rp 25 miliar dari jual minyak, perdagangan manusia, dan narkotika. Namun dilansir baru-baru ini mereka mendatangkan dokter untuk mengambil organ dalam tak hanya milik anggota mereka yang meninggal namun juga sandera masih hidup, termasuk anak-anak.

Laporan ini dimuat dalam situs al-Monitor. Salah satu dokter yang direkrut yakni spesialis hidung, telinga, dan tenggorokan (THT) bernama Siruwan al-Mosuli. Dia menceritakan pada al-Monitor jika bos ISIS menyewa beberapa para medis asing demi memuluskan penjualan organ ini dan tentu saja bisa mendatangkan keuntungan besar.

Bahkan ISIS mendirikan divisi khusus untuk menjual semua organ ini termasuk hati, jantung, dan ginjal di pasar ilegal. "Mereka menutupinya dengan membaurkan dokter sewaan ISIS dan dokter lokal," ujar al-Mosuli.

Setelah mengeluarkan organ-organ itu, ISIS langsung mendistribusikannya melalui jaringan dokter-dokter mereka di luar Irak. Kebanyakan dari organ ini dikirim ke Arab Saudi dan Turki. Salah satu laporan menyebut keluarga di Turki telah membeli organ ini seharga Rp 500 jutaan. (Merdeka.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar