Selasa, 20 Januari 2015

DPR Tak Mau Disamakan Dengan Pegawai Bank, Absen Pakai Finger Print



Jakarta - WARA - Finger print atau mesin absen menggunakan sidik jari terlihat belum maksimal penggunaannya. Sejak dilantik pada tanggal 1 Oktober 2014 dan setelah menjalankan beberapa kali rapat paripurna, anggota DPR RI periode 2014-2019 hanya melakukan absen secara manual.

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Roem Kono mengatakan, pihaknya memang belum menggunakan teknologi finger print dalam melengkapi data absensi anggota DPR. Dia mengakui jika sampai saat ini, masih menggunakan absen manual dengan membubuhkan tanda tangan.

"Kita belum gunakan finger print, masih absen manual. Belum diaktifkan, itu persoalan kecil dan masalah teknis," kata Roem kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/1).

Dia menegaskan, belum digunakannya finger print karena masalah teknis semata. Walaupun diketahui, pengadaan alat finger print tersebut menghabiskan anggaran ratusan juta hingga milyaran rupiah.

Lebih lanjut, kata dia, anggota DPR tidak bisa disamakan dengan pegawai bank yang harus menggunakan finger print untuk absensi.

"Kami bukan pegawai bank. Kita bukan pegawai seperti lembaga lain. Ini lembaga politik, lembaga pengambil kebijakan. Yang penting adalah kuorum," katanya membela diri.

Seperti diketahui, setiap sidang paripurna, anggota DPR belum pernah full kehadirannya dengan jumlah sebanyak 560 anggota. Bahkan, tak jarang pula sidang paripurna ditunda gara-gara anggota DPR belum mencapai kuorum untuk menggelar sidang. (Merdeka.com)

1 komentar:

  1. Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085_260_482_111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK_GHOB_2D_3D_4D_6D_DISINI















    Saya ibu hayati ingin berbagi cerita kepada anda semua bahwa saya yg dulunya cuma seorang TKW di HONGKONG jadi pembantu rumah tangga yg gajinya tidak mencukupi keluarga dikampun,jadi TKW itu sangat menderita dan disuatu hari saya duduk2 buka internet dan tidak disengaja saya melihat komentar orang tentan MBAH KABOIRENG dan katanya bisa membantu orang untuk memberikan nomor yg betul betul tembus dan kebetulan juga saya sering pasan nomor di HONGKONG,akhirnya saya coba untuk menhubungi MBAH KABOIRENG dan ALHAMDULILLAH beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor,dan nomor yg diberikan MBAH KABOIRENG meman betul2 terbukti tembus dan saya sangat bersyukur berkat bantuan MBAH KABOIRENG kini saya bisa pulang ke INDONESIA untuk buka usaha sendiri,,munkin saya tidak bisa membalas budi baik MBAH KABOIRENG sekali lagi makasih yaa MBAH dan bagi teman2 yg menjadi TKW atau TKI seperti saya,bila butuh bantuan hubungi saja MBAH KABOIRENG DI 085_260_482_111 insya ALLAH beliau akan membantu anda.Ini benar benar kisah nyata dari saya seorang TKW.. KLIK_GHOB_2D_3D_4D_6D DISINI

    BalasHapus