Rabu, 14 Januari 2015

DPD Golkar Kaltara Belum Buka Pendaftaran Cagub


Irianto Lambrie disebut-sebut banyak diinginkan oleh masayarakat akar rumput maju sebagai bakal salah satu calon Gubernur


Tanjung Selor – WARA - Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Arsyad Thalib, mengaku sampai saat ini partai yang dikomandaninya belum membuka pendaftaran bagi bakal calon Gubernur yang berminat. Dengan alas an masih menunggu hasil islah antara kubu Abu Rizal Bakri (ARB) atau Golkar versi Munas Bali dan kubu Agung Laksono (AL) versi Munas Golkar Jakarta.

“Belum, kita belum membuka pendaftaran balon atau bakal calon Gubernur Provinsi Kalimantan Utara.

Disamping bukan kewenangan DPD Provinsi, soal siapa bakal calon yang diusung tetap mengacu hasil survey yang dilakukan oleh tim dewan pimpinan pusat (DPP), “ kata H Arsyad Thalib, Ketua DPD Golkar Provinsi Kalimantan Utara, Jumat 9/1/2015 di Tanjung Selor.

Artinya tambah Arsyad, siapapun nanti bakal calon yang hasil surveinya lebih tinggi dialah yang akan berpeluang untuk diusung. Apakah nantinya diantara bakal calon yang disebut-sebut sekarang seperti saudara Irianto Lambrie, Budiman Arifin, Yusuf SK, Anang Dachlan semuanya bisa berpeluang diusung oleh partai yang berlambang pohon beringin tersebut, dan memang hasil survey selama ini sangat epektif karena hasilnya, siapa yang biasanya diusung oleh Golkar kebanyakan akan keluar sebagai pemenang.

Ketika disinggung banyaknya kalangan masyarakat arus bawah yang menginginkan Kaltara dipimpin oleh Irianto Lambrie sebagai bakal calon Gubernur kelak, hal itu tak ditampik oleh H Arsyad Thalib memang banyak yang menginginkan itu. Lantaran Irianto Lambrie selama menjabat sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Utara dianggap banyak membuat terobosan bijak untuk pembangunan Kaltara kedepan.

Kendati demikian sambung Arsyad lagi, untuk tahapan dan mekanisme pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah semuanya masih menunggu hasil Perpu yang akan dibahas oleh DPR RI pada bulan Januari nanti, dimana pelaksanaannya bisa langsung ataupun tidak langsung, maka baru bisa diketahui dan ditetapkan kapan Pilgub Kaltara dimaksud bisa dilaksanakan, apakah dalam tahun 2015 atau tahun 2016 mendatang secara serentak dengan daerah kabupaten kota lainnya. Brtkaltara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar