Jumat, 16 Januari 2015

"Charlie Hebdo" Bersampul Nabi Muhammad Dicetak 3 Juta Eksemplar


Dua orang bersenjata melarikan diri dengan sebuah mobil, setelah melakukan penyerangan di kantor redaksi Charlie Hebdo Paris, Prancis, dan membunuh sejumlah orang termasuk polisi, pada Rabu 7 Januari 2015. (sumber: nbc.com)

Paris - WARA - Nabi Muhammad akan menjadi sampul belakang edisi selanjutnya majalah satire Charlie Hebdo. Dalam edisi terbaru majalah tersebut digambarkan kartun Nabi Muhammad dengan pesan memaafkan dari para staf yang berhasil selamat dari serangan ke kantor redaksi mereka Rabu (7/1) pekan lalu.
 
Delapan staf redaksi Charlie Hebdo tewas akibat penyerangan yang dilakukan Kouachi bersaudara, Cherif Kouachi (32) dan Said Kouachi (34). Empat di antaranya adalah kartunis senior termasuk Redaktur Pelaksana Charlie Hebdo, Stephane Charbonnier yang memiliki inisial Charb pada kartun-kartun buatannya.

Jika biasanya Charlie Hebdo hanya memiliki tiras 60.000 kopi, maka untuk edisi Rabu (14/1) mereka akan mencetak 3 juta kopi. Edisi terbaru majalah satier tersebut akan dikeluarkan oleh koran Prancis Liberation.
Sejak peristiwa penyerbuan Charlie Hebdo, tawaran besar-besar terhadap edisi majalah itu timbul di situs lelang eBay. Peminat majalah tersebut bahkan bersedia mengeluarkan dana US$ 500 sebagai bentuk dukungan terhadap mereka.

Menurut Pemimpin Redaksi Charlie Hebdo Gerard Biard keputusan untuk menampilkan Nabi Muhammad dengan memegang tanda "Je Suis Charlie" dengan caption "Tout est pardone" atau "semuanya sudah dimaafkan" bukan berarti bahwa Nabi Muhammad yang memberikan pengampunan, seperti yang diasumsikan sebelumnya.

"Kamilah yang memberikan maaf, bukan Muhammad," kata Gerard dalam wawancara dengan Radio France Info, Selasa (13/1).

Lebih lanjut Biard mengatakan bahwa edisi Rabu (14/1) besok dimaksudkan sebagai monumen bagi rekan sekerja mereka yang tewas dan bukti bahwa misi mereka sebagai majalah satire tetap terjaga. (BeritaSatu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar