Rabu, 24 Desember 2014

Densus Bekuk Jaringan Perakit Bom Cair di Sukoharjo



WARA - Satu lagi terduga teroris ditangkap Densus 88/Antiteror. Setelah menangkap pelaku teror di Lamongan dan Banyuwangi kini detasemen berlambang burung hantu itu menangkap pelaku teror di Sukoharjo.

"Pelaku yang kita tangkap kali ini bernama Dodi Kuncoro. Dia adalah pelaku teror kelompok Badri Solo yang dulu kita tangkap pada 2012 karena membuat bom cair nitroglycerin," kata seorang sumber di lingkungan Densus pada Beritasatu.com Selasa (23/14).

Dodi ditangkap pada Senin (22/14) sekitar pukul 15.45 WIB. Lelaki kelahiran Solo, 4 Juni 1983 yang beralamat di Gambiran, Kartasura, Sukoharjo itu ditangkap dikampungnya.

"Dodi juga pernah mengirimkan uang ke Poso sebesar Rp 1,5 juta untuk pelatihan militer kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso," sambung sumber itu.

Badri yang diikuti Dodi itu telah ditangkap Oktober 2012 di rumahnya di daerah Pajang, Solo, beserta beberapa teroris yang menjadi buron Densus 88.

Bom yang dimiliki Badri saat itu memilik bahan peledak nitrogliceryn dengan daya ledak tinggi melebihi bom Bali 2002 yang dibuat dari campuran potasium khlorat dan black powder seberat 1 ton. (BeritaSatu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar