Rabu, 31 Desember 2014

Alun-alun Kota Bandung Disulap Jadi Taman Ala Eropa



Bandung - WARA - Sejak masa penjajahan kolonial Belanda, Kota Bandung sudah dikenal sebagai kota taman. Sebuah artikel di majalah “MooieIndie” terbitan 1937 menulis tentang kota Bandung yang memiliki banyak taman yang indah dan memberikan kesegaran kepada warganya.

Upaya untuk kembali menjadikan Bandung sebagai kota taman, saat ini tengah diupayakan oleh pemerintah Kota Bandung. Selain membangun banyak taman tematik, salah satu yang paling ditunggu kehadirannya adalah peresmian alun-alun Kota Bandung sebagai taman terbuka dan ruang publik baru kebanggaan kota Bandung. Alun-alun Kota Bandung akan menjadi taman yang berstandar internasional dan memiliki kesamaan dengan taman di negara di Eropa.

Sebelumnya, titik pusat Kota Bandung yang telah lama menjadi salah satu penanda kota (landmark) dalam kondisi semrawut. Padahal alun-alun Kota Bandung sarat dengan aspek kesejarahan yang menandai berdirinya kota. Masalah lainnya yang membuat Alun-alun Kota Bandung kurang diminati untuk dikunjungi warga dan wisatawan adalah tata ruang.

Sebelum direnovasi alun-alun Kota Bandung dikelilingi pagar besi yang tinggi sehingga menyulitkan warga untuk masuk ke dalamnya. Ini masih ditambah kehadiran pot-pot tumbuhan yang dilengkapi bangku beton juga mengurangi ruang untuk pengunjung beraktivitas.

Sekarang ini, setelah proses renovasi yang dimulai pada Mei 2014 dan rampung pada 20 Desember lalu, wajah Alun-alun Kota Bandung telah jauh berbeda dari sebelumnya.

Alun-alun menjadi lapangan terbuka mirip dengan taman kota yang umum terdapat di negara di Eropa. Di Hampir seluruh kawasan alun-alun didominasi rumput sintetis untuk memudahkan pemeliharaan, sesuai konsep yang digagas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai town square atau plaza utama sebuah kota. Alun-alun Kota Bandung juga akan menjadi taman yang ramah anak-anak, karena mereka dapat bermain di lapangan terbuka yang cukup luas.

Sesuai konsepnya sebagai ruang terbuka, bagian tengah alun-alun dibiarkan lowong untuk memudahkan warga beraktivitas. Di bagian selatan alun-alun yang berhadapan langsung dengan Pendopo Kota Bandung, juga menjadi lebih berwarna dengan hadirnya taman-taman bunga. Sedangkan di sebelah timur, identitas alun-alun Kota Bandung yang baru semakin jelas terlihat dengan tulisan "Alun-alun Bandung" berukuran raksasa. 

Area ini juga akan dilengkapi fasilitas wifi dan lampu PJU yang menjadikannya terang di malam hari.
"Peresmian alun-alun Kota Bandung dilakukan bersamaan dengan perayaan pergantian tahun, karena saya ingin alun-alun menjadi ruang terbuka publik kebanggaan warga Kota Bandung," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam siaran pers yang diterima, Selasa (30/12).

Renovasi alun-alun Kota Bandung, dimungkinkan karena adanya bantuan hibah dari pihak ketiga, dalam hal ini PT Nusaindah Bukit Permai. Hal ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta dan para pemangku kepentingan di Kota Bandung dalam upaya untuk mewujudkan "Bandung Juara". (BeritaSatu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar