Senin, 12 Januari 2015

Charlie Hebdo Akan Terbit dengan Tiras Satu Juta


Charlie Hebdo akan terbit dengan bantuan media lain.

WARA - Majalah satire Prancis, Charlie Hebdo akan dicetak sebagai perlawanan atas serangan yang diduga dilakukan oleh militan Islam, Rabu (07/01) yang menewaskan 12 orang.

Korban jiwa dalam serangan dua pria bersenjata bertopeng itu termasuk 10 wartawan dan dua polisi.

Kolumnis Patrick Pelloux mengatakan keputusan untuk tetap menerbitkan majalah itu akan menunjukkan bahwa "kebodohan tidak akan menang".

Dengan tiras satu juta -jauh lebih banyak dari 60.000 per minggu seperti biasanya- Charlie Hebdo edisi khusus itu akan terdiri dari delapan halaman, atau setengah dari yang biasa.

"Amat sulit. Kami semua menderita, dengan duka, dengan ketakutan namun kami akan tetap melakukannya karena kebodohan tidak akan menang," jelas Pelloux kepada kantor berita AFP.

Dukungan antara lain dengan plakat yang artinya 'Saya Charlie'.

Beberapa media lain, termasuk surat kabar Liberation dan Le Monde- akan membantu penerbitan majalah itu.

Serangan terjadi ketika sedang berlangsung rapat redaksi harian dan Redakturnya, Stephane Charbonnier atau yang dipanggil Charb, termasuk yang tewas bersama dengan dua polisi pengawalnya.

Dia sudah beberapa kali mendapat ancaman pembunuhan.

Serangan atas kantor Charlie Hebdo itu merupakan serangan dengan korban yang terbesar di Prancis sejak tahun 1961.

Majalah Charlie Hebdo pernah menerbitkan kartun Nabi Muhammad, yang memicu kemarahan umat Islam, namun juga menurunkan satire bertema agama lain.

Sebelum serangan, pesan Twitter Charlie Hebdo adalah kartun pemimpin kelompok yang menamakan diri Negara Islam, Abu Bakr al-Baghdadi. (BBCIndonesia.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar