Selasa, 17 Februari 2015

Jokowi Akui Sebagian Besar Menteri Belum Berpengalaman



Presiden Joko Widodo secara resmi melantik Menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019, di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/10). (sumber: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)
Jakarta – Warta Express -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui sebagian besar menteri yang duduk di Kabinet Kerja belum berpengalaman menjadi pejabat pemerintahan.

Presiden Jokowi mengatakan diperlukan penyesuaian bagi para menteri agar kebijakan yang dikeluarkan segaris mulai dari tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

"Ini perlu kita pahami bersama. Saya kira yang ada di kementerian/kabinet kita, saya kira 70-80 persen belum pernah menjadi menteri, belum pernah berada di lingkungan pemerintahan," kata Presiden Jokowi saat membuka rapat paripurna Kabinet Kerja di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/2) malam.

Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi dan dihadiri Wapres Jusuf Kalla, khusus membahas tentang kinerja pemerintahan selama 100 hari masa kerja.

"Kita ingin berbicara mengenai 100 hari atau tiga bulan pemerintahan, baik proses konsolidasi organisasi maupun politik. Ini penting sekali," kata Kepala Negara.

Dia mengatakan, pada rapat yang berlangsung dalam suasana santai itu, akan dievaluasi sejumlah hal mengenai struktur pemerintahan dan hubungan antara Presiden dan Wakil Presiden, Menteri Koordinator, Gubernur, dan Wali Kota/Bupati.

"Komunikasi politik dan komunikasi publik yang saya catat adalah masih banyak yang harus diperbaiki," katanya. (BS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar