Rabu, 03 Desember 2014

Bantuan Jokowi ini Salah Sasaran, Orang Kaya Dapat, Orang Miskin Tidak



Bulukumba - WARA  - Sejumlah warga tidak mampu dari Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, melakukan aksi protes kepada kepala desa setempat, Senin (1/12/2014).

Mereka menilai, dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) melalui Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) salah sasaran. Pasalnya, beberapa warga miskin justru tidak menjadi peserta program PSKS. Namun, sebaliknya, warga mampu, seperti pengusaha angkutan umum, justru terdaftar menjadi peserta program tersebut.

"Saya ini warga miskin, pekerjaan tidak tetap. Mana anak saya ada yang tidak sekolah gara-gara tidak punya biaya, tetapi saya tidak dapar kartu. Malah pengusaha angkot yang (punya) mobil belasan yang dapat," ujar Lampe, salah seorang warga, Senin.

Sementara itu, pihak pemerintah yang dikonfirmasi terkait aksi protes warga ini mengaku tak tahu tentang pencairan tersebut. Pasalnya, pihaknya hanya berkoordinasi dengan PT Pos untuk pencairan.

"Iya, memang banyak yang salah sasaran. Pendataannya juga kami bingung karena banyak warga saya yang miskin, tetapi tidak dapat. Justru yang ekonominya layak itu yang dapat," kata Baharuddin, kepala desa setempat.( TRIBUN-TIMUR.COM)

Pendirian Kantor Hamas Ditolak, Janji Jokowi Soal Palestina Dipertanyakan



Jakarta - WARA - Presiden Joko Widodo pernah berjanji untuk mendukung penuh perjuangan Palestina meraih kemerdekaan, saat masa kampanye Pilpres lalu. Namun, tampaknya janji tersebut tidak akan ditepati sebab Pemerintah Jokowi menolak HAMAS, mendirikan kantor di Indonesia.

"Kami menolak pembukaan kantor Hamas. Kan sudah ada Kedutaan Palestina," kata Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi, Senin (1/11).

Padahal Kantor Hamas sudah didirikan di berbagai negara termasuk eropa. Sejumlah negara tersebut di antaranya Rusia, Jerman, Lebanon, Pakistan, Qatar, dan Malaysia.

Tindakan Pemerintah Jokowi pun bertolak belakang dengan sikap DPR RI yang menyambut hangat rencana pembukaan kantor tersebut. Pada 28 November pekan lalu, Setya Novanto menerima kunjungan Kepala Biro Politik Hamas Abu Umar Muhammad.

Dalam pertemuan tersebut, Novanto menyampaikan dukungannya atas rencana pendirian Kantor Hamas di Indonesia. Hal senada diungkapkan Mahfudz Siddiq Komisi I DPR. Ia berpendapat bahwa pembukaan Kantor Hamas adalah salah satu upaya mendukung kemerdekaan Palestina.

Maka itu, rencana Hamas membuka kantor cabang di negeri ini perlu direalisasikan. Palestina telah turut aktif dalam memberikan dukungan terhadap kemerdekaan NKRI. Menjadi hal yang wajar jika Indonesia melakukan tindakan yang sama. Mendukung kemerdekaan Palestina.

Beberapa masyarakat pun menyayangkan penolakan pemerintah tersebut, salah satunya disampaikan oleh Ihsan.
"Apa ini artinya ingkar janji lagi? Janjinya dulu kan dukung Palestina. Tapi, saya coba husnudzan saja. Semoga dugaan saya salah," katanya, Rabu (3/11).

Selain Ihsan, ada juga Rahman (61) yang kecewa dengan kebijakan tersebut. Rahman berpendapat bahwa kebijakan presiden banyak yang pro non-Muslim. Padahal negara ini mayoritas berpenduduk islam.

"Ada-ada saja Presiden itu. Kan dulu janjinya mau dukung Palestina merdeka. Eh sekarang nolak. Saya sebenarnya sudah duga. Banyak kebijakannya yang pro pada non-Muslim," kata Rahman.

Menurut dia, hal tersebut dibuktikan melalui negara apa yang pertama dikunjungi di era pemerintahan Jokowi. Padahal, Palestina negara yang dimasukkan dalam janji pemilu. Tapi, sampai sekarang tidak ada kunjungan ke sana. (REPUBLIKA.CO.ID)

Mahfud MD: Allah Turun Tangan Melalui KPK untuk Hentikan Perusak Masyarakat



WARA - Prof Mahfud MD sebagai salah satu tokoh Madura merasa tidak malu atas penangkapan KPK terhadap RKH Fuad Amin Imron, mantan Bupati Bangkalan dua periode yang kini menjabat Ketua DPRD.

"Tak usah malu. Banggalah pd KPK. Dari daerah lain jg banyak yg ditangkap KPK," demikian cuit Mahfud MD melalui akun Twitternya, Selasa (2/12/2014).

Cuit Mahfud yang juga mantan ketua tim sukses capres Prabowo Subianto-Hatta Radjasa itu menanggapi cuit dari akun @adjiemd: " Sy sbg warga bangkalan, sangat malu prof!"

Selain sama-sama berdarah Madura, Fuad Amin dan Mahfud sebenarnya juga sama-sama dari PKB. Bedanya, Fuad Amin meloncat ke Gerindra menjelang Pemilihan Legislatif 2014, sedangkan Mahfud merapat ke kubu Prabowo Subianto setelah PKB memilih Jusuf Kalla sebagai pendamping Joko
Widodo.

Kendati demikian, Mahfud terlihat mengetahui betul reputasi buruk Fuad Amin, apalagi wilayah Bangkalan termasuk yang bermasalah saat Pilgub Jatim 2004 hingga disidang di Mahkamah Konstitusi saat dipimpin
Mahfud.

Mahfud pun bercuit lagi seperti ini: "Jika orng sdh ktrlaluan merusak masyarakat dan orng2 di sekitarnya tak brdaya maka Allah pasti turun tangan utk menghentikan kedzoliman itu."

Ahli hukum dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu juga menegaskan, intervensi Tuhan bisa berlangsung lewat KPK atau PPATK, pengawas semua rekening milik siapapun di Indonesia.

"Misal melalui KPK stau PPATK,"
demikian cuit Mahfud menanggapi reaksi @fadliarrahmani yang menulis: "malalui apa prof? Tangan manusia atau luar kuasa manusia e.g. bencana Alam dll?"

Mahfud juga enteng saja menanggapi pertanyaan dari akun @DodiMarkesot
: Ada kyai dari madura ditangkap KPK bagaimana
pak?"

Begini jawaban Mahfud: KPK blh tangkap koruptor, siapapun: menteri,
pebisnis, tokoh agama.

Menyudahi cuitnya, Mahfud berkomentar tegas dan tandas: Rasain para koruptor. Skrng hidupmu resah. Kau bs sj bayar centeng politik utk menjagamu. Tp trgantung pd centeng itu pun adl siksaan. (SURYA Online)

Ahok Ditahlili FPI Agar Mati

Rizieq penjual jubah itu memprovokasi massa dengan mengajak tahlilan berdoa menzalimi Ahok dengan tahlilan agar Gubernur Ahok segera meninggal dunia.

 Jakarta - WARA -Fahrurrozi Ishaq yang dideklarasi sebagai gubernur oleh Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) memundurkan waktu blusukan di beberapa tempat. Dia mengaku hari ini sedang berduka.

”Tidak jadi hari ini kan ada saudara saya yang meninggal, teman saya, itu di luar kota,” kata Fahrurrozi kepada wartawan kompas, Selasa (2/12/2014).

Ia mengatakan, suasana duka membuatnya mengurungkan niat blusukan pada Selasa ini. Namun, ia berjanji tetap turun ke jalan untuk menyapa warga dan memantau kondisi Ibu Kota pada kemudian hari.

Dia berencana menggelar jumpa pers pada Rabu (3/12/2014) di tempat tinggalnya. “Belum tahu waktunya, kita masih perbincangkan untuk konferensi pers,” ucap dia singkat.

Sebelumnya, seusai dideklarasi sebagai gubernur oleh Gerakan Masyarakat Jakarta, Senin kemarin, Fahrurrozi berniat melakukanblusukan. Dia berjanji akan mengedepankan kesejahteraan rakyat.

”Soal program-program saya, nanti sajalah dibahas,” ucapnya.

Dalam demontrasi di depan gedung DPRD Jakarta, Rizieq penjual jubah itu memprovokasi massa dengan mengajak tahlilan berdoa menzalimi Ahok dengan tahlilan agar Gubernur Ahok segera meninggal dunia, namun sesuai dengan taqdir,  hari ini Ahok masih sangat sehat dan saudaranya gubernur tandingan yang mati lebih dahulu. (Kindo)

Tawarkan Bangun Pembangkit Nuklir, Tiongkok Bernafsu Kuasai Indonesia



Jakarta - WARA -  Semua lini kehidupan di Indonesia akan dikuasai Tiongkok. Setelah perekonomian termasuk sektor minyak dan gas ingin dikuasai, kini negara tirai bambu ingin mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Indonesia memang akan beruntung memiliki pembangkit tersebut, karena menjadi salah satu negara dari sedikit negara yang memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Namun bila ditelusuri dampak yang sangat berbahaya seperti yang pernah terjadi di Jepang tentu tawaran Tiongkok tersebut harus dipertimbangkan serius.

Semua ini memang bermula dari kehadiran Presiden Joko Widodo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Beijing beberapa waktu lalu. Sejumlah kesepakatan dengan negara Tiongkok ditandatangani pada acara tersebut. Termasuk tawaran membangun pembangkit nuklir yang mencapai nilai US$ 12,5 miliar atau setara Rp 150 triliun.

Bila izin pembangunan PLTN tersebut diberikan pemerintah, maka Presiden Jokowi menjadi presiden pertama Indonesia yang mengizinkan pembangunan PLTN dengan skala besar. Rencananya pembangkit yang akan dibangung, 5 x 1.000 Megawatt (MW).

Menurut Direktur Utama PT Industri Nuklir Indonesia (Inuki) Yudi Utomo, lokasi pembangunan PLTN akan dibangun di wilayah Bangka Belitung. Menurutnya, rencana pemerintah Tiongkok tersebut dibicarakan dengan Presiden Jokowi saat pertemuan APEC bulan lalu. 

“Inuki akan bertindak sebagai pelaksana atau operator maintenance (OM) di PLTN yang rencananya akan dibangun menggunakan teknologi Tiongkok. Bisa dipastikan 100 persen dana berasal dari Tiongkok tapi penggunaan produk dalam negeri (TKDN) lebih dari 70 persen," tutur Yudi di Jakarta, Selasa (02/12/2014).
Lebih jauh diungkapkan Tonny Agus Mulyantono, Pengamat Keslitrikan, mantan Deputi Direktur Energi Primer PLN, paling menguntungkan Indonesia bila skema pembiayaannya, berasal dari negara Tiongkok. “Bisa juga berupa pinjaman atau juga profit sharing,” ungkapnya, Rabu (03/12/2014).

Di satu sisi, menurut Tony harus ada jaminan dari pemerintah agar investasi tersebut tidak memberikan dampak buruk bagi Indonesia. Ada kekhawatiran masyarakat yang menganggap bahwa penggunaan nuklir hanya akan menjadi sumber masalah berbahaya. Paradigma tersebut terbangun akibat kejadian meledaknya reaktor nuklir Chernobyl di Rusia dan PLTN Fukushima di Jepang beberapa tahun lalu.

Selain China, akhir November 2014 lalu, pemerintah Federasi Rusia juga menawarkan kerjasama kepada Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan PLTN. Kerjasama yang ingin dilakukan Pemerintah Federasi Rusia bukan sebatas transfer teknologi namun hingga mencakup pembiayaan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Agustus 2014 lalu,  Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menetapkan Indonesia berhasil menyelesaikan fase pertama pengembangan infrastruktur pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Fase pertama ini berisi tentang kesiapan infrastruktur untuk penetapan pelaksanaan proyek pembangunan PLTN.

Setelah lulus evaluasi IAEA dalam Integrated Nuclear Infrastructure Review Mission (INIR), Indonesia bisa melanjutkan ke fase kedua, yaitu persiapan konstruksi PLTN. 

"Dengan perencanaan yang matang, PLTN di Indonesia bisa dibangun dan beroperasi dengan aman," ungkap Deputi Direktur Jenderal IAEA Alexander Bychkov beberapa waktu lalu.

Sementara itu menurut hasil studi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), infrastruktur tapak PLTN yang sudah dinyatakan siap dan layak berada di Semenanjung Muria, Jawa Tengah, dan Pulau Bangka di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Hasil survei yang dikerjakan Batan pada 2010 menunjukkan 60 persen warga mendukung pembangunan PLTN. Namun, setelah kecelakaan di PLTN Fukushima, Jepang, akibat gempa dan tsunami pada 2011, respons warga terhadap pembangunan PLTN langsung anjlok. (fastnews)