Rabu, 01 April 2015

Laksanakan Reses I/2015 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur “ Turun Gunung “

BLITAR – wartaexpress.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, selama 6 (enam) hari kerja terhitung sejak hari Senin 23 Maret hingga 28 Maret 2015 melaksanakan kegiatan Reses I Tahun Anggaran 2015. Para anggota dewan  melakukan kunjungan atau turun  ke daerah pemilihannya masing-masing untuk menyerap informasi dan aspirasi dari masyarakat.

Adalah Ir. Bambang Suhartono salah seorang anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai PDI Perjuangan memanfaatkan waktu reses untuk mengunjungi konstituenya  dari Daerah Pemilihan VI Jawa Timur meliputi Kabupaten  dan Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, Kota dan Kabupaten Blitar.

Pada saat kegiatan reses di Kabupaten Blitar dirinya mendapat sambutan  sangat akrab dari masyarakat yang didatanginya. Hal ini terjadi karena sosok politisi dari Partai PDI Perjuangan  ini sudah 3 periode menjadi wakil dari dapil 6 Jatim  selalu mengedepankan bukti kerjanyata bukan sekadar hanya mengumbar janji.

Salah satu desa yang menjadi titik kunjungannya adalah Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada saat ditemui Bambang Ger sapaan akrabnya menututurkan ,”Kalau dulu reses turun ke daerah itu hanya 5 titik saja, namun dengan aturan yang baru kini berubah menjadi 6 titik kunjungan.”

Pada kunjungan 6 titik di  Kabupaten Blitar tersebar di Kecamatan Garum 2 lokasi , Kecamatan Kanigoro 2 lokasi  dan Kecamatan Gandusari 2 lokasi.

Dia mengharapkan, dari hasil reses atau aspirasi dari masyarakat tersebut nantinya akan disampaikan di hadapan Rapat Paripurna untuk kemudian disampaikan kepada eksekutif sebagai salah satu masukan untuk Musrenbang.

“Selama ini sudah banyak  jaring aspirasi masyarakat  ( jasmas )  yang terealisasi di gulirkan ke masyarakat mulai, perbaikan jalan, peningkatan kapasitas petani, alat-alat pertanian mulai bantuan alat semprot padi sampai handtraktor.” ujar Ketua Komisi D -DPRD Provinsi Jawa Timur.

Hal senada juga diungkapkan salah satu Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, SE mengatakan, “Salah satu bukti nyata yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Blitar khususnya, warga Kecamatan Selopuro dengan Kecamatan Binangun dan Sutojayan  adalah telah dibangunnya jembatan penghubung kedua wilayah tersebut.”

Dirinya juga berharap  melalui  Bambang Ger sebagai anggota DPRD Provinsi Jatim yang membidangi pembangunan infrastruktur ini, bisa menginisiasi kembali pembangunan jembatan lintas kabupaten antara Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung.

“Saat ini kedua belah pihak sudah ada kesepakatan dan kesepahaman, namun kedua daerah tidak  mampu mendanai kalau hanya dibiayai melalui APBD saja, tentu  harus dibantu dana APBD Provinsi dan Pusat. Untuk itu DPRD Kabupaten Blitar  mendorong kepada pemerintah daerah Kabupaten Blitar untuk menyiapakan dana pendamping.” kata mantan Ketua DPRD Kab. Blitar .

Pada kesempatan reses  kali ini  Bambang Ger juga membagikan handsprayer kepada petani yang ada di Dusun Talok, Kecamatan Garum yang didampingi oleh politisi Partai  PDI Perjuangan yang duduk di DRPD Kab Blitar antara lain, Guntur Wahono SE,  Suwondo, dan  Ir. Sudjadi, Penyuluh pertanian Kabupaten Blitar. ( TJ/and )

Hari Jadi Kabupaten Kediri Luncurkan Brending “ Kediri Lagi “

KEDIRI – wartaexpress.com - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri tahun ini diperingati dengan sederhana. Tidak ada kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya ada suguhan tari dan budaya khas Kabupaten Kediri atau pertunjukan musik dan komedian, tapi kali ini tidak ada pertunjukan itu.
Pada puncak acara peringatan hanya dilakukan dengan upacara bertempat di halaman Pemkab. Kediri, hari Rabu 25/3. Diikuti seluruh pegawai Pemkab. Kediri, para Kepala Desa se-Kediri dan kalangan pelajar SMA se-Kabupaten Kediri.

Acaranya ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Kediri dr Hj. Harianti Sutrisno, dan potongan tumpeng perdananya diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri melalui Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kabupaten Kediri, Haris mengatakan, bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri dilaksanakan sangat sederhana namun tetap hidmat, walaupun begitu tidak mengurangi arah kebijakan Kabupaten Kediri untuk terus melaksanakan pembangunan kedepan.

Bahkan, pada peringatan Hari Jadi ini Bupati telah mencanangkan brending baru dengan tema “Kediri Lagi “ tujuannya adalah untuk mengingatkan kembali semua potensi yang ada di Kabupaten Kediri akan digali lebih maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan pula, bahwa pada tahun ini lebih konsentrasi pada kegiatan ketahanan pangan untuk menuju swasembada pangan, adapun pembangunan yang dilakukan adalah membuat tersier di lahan pertanian, intensitasnya ditingkatkan dan mengkampanyekan pengadaan pupuk organik, untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian.

Ia juga menjelaskan mengenai kepariwisataan tetap terus digali makanya dikenalkan brending “Kediri Lagi“ sekaligus sebagai promosi wisata Kabupaten Kediri. ( TJ/unt )

FPI: Jokowi Tutupi Kegagalan Pemerintahannya Dengan Isu Terorisme



Jokowi presentasi di depan pebisnis dan pengusaha tiongkok. ©REUTERS
JAKARTA - wartaexpress.com – Maraknya penyebaran dan isu radikaliems merupakan salah satu sebab Rencana Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menutup 22 situs media Islam, namun mendapat kecaman dari berbagai pihak. Penutupan tersebut merupakan permintaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang menyebut situs tersebut menyebarkan paham radikalisme di Indonesia.

Menyikapi rencana penutupan situs-situs tersebut, Front Pembela Islam (FPI) mengatakan, aksi itu merupakan langkah pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk menutup kegagalannya. Untuk itu, pemerintah melemparkan isu terorisme.

"BBM, Tarif dan bahan pokok naik, rakyat makin sengsara. Pemerintah tutupi kegagalannya dengan mainkan isu teroris. Pengecut! #KembalikanMediaIslam," tulis FPI lewat akun Twitter-nya seperti dikutip merdeka.com, Selasa (31/3).

Lebih lanjut, FPI menyebut pemerintahan Jokowi sebagai pemerintah begal Islam. Sejumlah kegiatan yang berbau Islam diawasi oleh pemerintah.

"Pemerintah Begal Islam. Begal situs Islam. Begal Majelis Taklim. Begal aktifis Islam. Rezim BEGAL: BEjat dan gaGAL! #KembalikanMediaIslam," tegas FPI.

Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika hari ini merilis daftar 22 situs yang menjadi penggerak paham radikalisme di Indonesia.

Menurut Kominfo, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah meminta situs-situs itu untuk ditutup berdasarkan surat Nomor : 149/K.BNPT/3/2015 tentang situs/website radikal.

Lima Danau Unik di Indonesia



Kekayaan alam Indonesiai sangatlah melimpah ruah dari dasar laut hingga puncak gunung. Ada jutaan ragam flora dan fauna, panorama alam yang tak jemu-jemu untuk dipandang, juga keajaiban alam yang membuat terhenyak. Diantaranya adalah danau-danau unik dan langka.

Berikut adalah 5 Danau Paling Unik Di Indonesia :

1. Danau Kakaban, Kalimantan Timur
Danau yang terletak di Pulau Kakaban, Berau Kalimantan Timur ini memerangkap air laut, air dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau Kakaban termasuk danau prasejarah yakni ketika Zaman Peralihan Holosin. Dengan luas sekitar 5 Km2 dikelilingi dinding karang terjal setinggi 50 M sehingga air laut yang terperangkap tidak bisa keluar.

Dalam perkembangannya kemudian, air disini menjadi lebih tawar danmenyebabkan perubahan ekosistem yang unik. Pulau dengan danau seperti ini selain di Berau, Indonesia hanya ada di Danau Ubur-ubur Palau, Kepulauan Micronesia. Kakaban sendiri artinya adalah "memeluk", jadi pulau yang memeluk danau dan juga flora dan fauna di sekitarnya. Jika anda pergi ke Derawan, jangan lupakan Kakaban.


2. Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur
Danau ini bening seperti kaca dengan dua rasa, tawar dan asin. Yup, hal ini karena Danau Labuan Cermin merupakan campuran antara danau air tawar dan air asin. Permukan merupakan air tawar yang tidak tercampur dengan dasar danau dimana terdapat aliran air asin. Perbedaan air tersebut juga mengakibatkan perbedaan ikan yang hidup antara di permukaan dan dasar danau. Setelah dari Kakaban anda bisamendatangi Labuan Cermin dalam rangka mengeksplorasi Derawan.


3. Danau Kelimutu, NTT
Siapa yang tidak tau Danau Kelimutu yang memiliki panorama menakjubkan dari 3 danau dengan warna yang berbeda. Danau ini terletak di Gunung Kelimutu, Pulau Flores, NTT. Danau yang biasa kita sebut Danau Tiga Warna ini memang memiliki 3 buah kawah danau dengan warna yang berbeda yakni merah, biru dan putih.

Seiring dengan perjalanan waktu, warna-warna ini pun berubah. Kelimuti sendiri gabungan dari kata 'keli' yang berarti gunung dan 'mutu' yang berarti mendidih. Dibalik panorama alam yang menyegarkan mata, masing-masing danau ini dipercaya memiliki kekuatan alam dan makna yang berbeda-beda. Penduduk setempat percaya danau ini menjadi rumah para jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan wajib memberikan sesajen ketika danau berubah warna.


4. Danau Merah Pagaralam, Bengkulu
Danau berwarna merah darah ini terletak di perbukitan Raje Mandare perbatasanKota Pagaralam dan Kaur, Bengkulu. Meskipun permukaan danau tampak berwarna merah, tetapi sebenarnya dia bening seperti air pada umumnya. Danau ini seperti halnya dengan Danau Hilier yang berwarna merah muda di Kanada.

Danau Merah Pagaralam baru diketahui pada tahun 2010 ketika ada rombongan warga yang melakukan ekspedisi di kawasan Rimbacandi. Untuk mencapai ke danau ini diperlukan waktu 1-2 hari perjalanan dari Kota Bengkulu melewati hutan, kawasan rimbacandi, dan Dempo Selatan. Berminat untuk ekspedisi?


5. Danau Satonda, NTB
Danau ini juga memerangkap air laut didalamnya bahkan kadar garam di danau ini diperkirakan lebih tinggi dari air laut disekitarnya. Danau ini diperkirakan terbentuk akibat letusan Gunung Tambora. Belum banyak penelitian yang dilakukan untuk melihat ragam flora dan fauna yang hidup disana.

Penelitian paling lengkap dilakukan oleh dua orang ilmuwan Eropa, Kempe dan Kazmierczak di tahun 1989 dan 1996. Hasil penelitiannya mereka tuangkan dalamartikel berjudul Microbialities & Hydrochemistry of the Crater Lake Satonda, tahun 1996.

Nusron Wahid Dukung Pemblokiran Media Islam


Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nusron Wahid

JAKARTA - wartaexpress.com – Terkait dengan pemblokiran media Islam yang menuai banyak kritikan dan kecaman, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nusron Wahid menyatakan, bahwa dirinya mendukung langkah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang memblokir situs-situs Islam karena dianggap penyebar paham radikal.

"Kalau situs-situs itu mengajarkan antitoleransi, mengkafirkan orang yang berbeda pemikiran, tentu itu membahayakan bagi keindonesiaan kita sebagai bangsa. Pemerintah memang sudah berkewajiban melakukan upaya-upaya nyata untuk menghentikan gerakan semacam itu, termasuk dengan cara memblokir situs yang menjadi ajang kampanye dan penyebarannya," kata Nusron seperti dikutip beritasatu.com, Rabu (1/4/2014).

Bahkan menurutnya, selain memblokir situs-situs yang ia anggap intoleran, pemerintah juga harus menindak penggunaan media lain, seperti televisi dan radio, yang juga mengajarkan anti perbedaan.

"Yang sering menayangkan ajaran atau paham mem-bid’ah-kan orang yang tidak sepaham atau mengangggap yang tidak sama dengan pandangan mereka tidak Islam, harus ditindak," ujar Nusron.

Sadar atau tidak, kata Nusron, situs yang direkomendasikan oleh BNPT agar diblokir tersebut sudah menjurus anti keindonesiaan. 

"Apa yang disebarkan dalam situs-situs tersebut, sadar atau tidak, telah menganggap bahwa nilai-nilai keindonesiaan tidak sesuai dangan Islam. Ini salah," pungkasnya.

Seperti diketahui, para pimpinan media Islam sejak kemarin Selasa (31/3) sudah melakukan delegasi dengan pihak Kominfo dan BNPT untuk mengklarifikasi masalah ini. Kominfo mengakui hanya menjalankan perintah dari BNPT untuk memblokir 19 situs Islam. Kominfo sendiri tidak meneliti situs-situs itu apakah radikal atau tidak. 

"Kami hanya meneruskan dari BNPT," aku Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemkominfo.

Sedangkan BNPT, saat ditanyakan oleh perwakilan media Islam kenapa diblokir tanpa pemberitahuan dan diminta ditunjukkan dimana salahnya, diminta bukti satu berita saja yang dianggap salah, ternyata itu tidak bisa dijawab dan dibuktikan oleh BNPT.

Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik dan Pengamanan Paskah 2015




MANADO – wartaexpress.com - Segenap personel Polda Sulut yang ditugaskan dalam Operasi Simpatik dan Pengamanan Paskah 2015, dicek kesiapannya secara langsung oleh Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung, SH. Pengecekan ini berlangsung dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Simpatik dan Pengamanan Paskah 2015, Rabu (1/4), di lapangan upacara Mapolda, yang ditandai dengan penyematan pita kepada perwakilan personel.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulut mengatakan bahwa Operasi Simpatik tahun 2015 kali ini akan berbeda dengan operasi sebelumnya, karena akan mengusung Semangat Polantas Profesional Penggerak Revolusi Mental Guna Mewujudkan Pelayanan Prima. Hal ini sesuai dengan program “Quick Wins” yang sedang dilaksanakan oleh Polri salah satunya adalah Bulan Tertib Berlalu Lintas Secara Tematik, yang dinilai sangat tepat bila kegiatan tersebut dikaitkan dengan operasi simpatik 2015.

Lanjut disampaikan Kapolda, dalam pelaksanaan Operasi Simpatik ini ada dua hal yang ingin dicapai yaitu intern dan ekstern.
“Faktor intern, berupa Polisi lalu lintas yang dapat menjadi contoh, tauladan, dan panutan oleh masyarakat. Sedangkan ekstern, berupa pengawasan, penertiban yang dilakukan oleh Polantas kepada masyarakat pengguna jalan berupa kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan dengan membiasakan tertib dimana saja kita berada dan akan membentuk suatu perilaku yang baik,” ujar Kapolda.

Kapolda berharap kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Simpatik agar menghindari sifat dan perbuatan yang dapat menyinggung dan menyakiti masyarakat sebagai pengguna jalan yang akhirnya dapat menjadi penilaian negatif tentang kepolisian terutama Polisi lalu lintas.
“Utamakan keamanan dan keselamatan dalam pelaksanaan tugas di lapangan selama operasi baik petugas Polri maupun masyarakat pada umumnya,” harap Kapolda.

Terkait pengamanan hari Paskah, Kapolda mengajak seluruh personel untuk memaknainya dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
“Dengan memaknai dan menghayati makna Paskah, mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta dapat melaksanakan tugas-tugas pengamanan kegiatan yang berkaitan dengan hari raya Paskah tersebut,” pungkas Kapolda.

Pada pelaksanaan Operasi Simpatik yang berlangsung sejak tangal 1 hingga 21 April mendatang, Polda Sulut menurunkan kurang lebih 30 Personel dari Ditlantas dan fungsi lain diantaranya Bid Propam Polda Sulut. Sedangkan untuk pengamanan Hari Paskah, personel yang ditugaskan sebanyak 250 orang, yang merupakan gabungan dari berbagai fungsi antara lain: Dit Intelkam, Dit Sabhara, Dit Pamobvit, Sat Brimobda dan Ditlantas. 250 personel tersebut akan ditempatkan diberbagai tempat seperti Gereja, pusat perbelanjaan dan tempat-tempat strategis lainnya baik menjelang, saat maupun setelah perayaan Paskah.